<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>.: wim&#039;s BloG &#187; Belajar</title>
	<atom:link href="http://wim.web.id/category/belajar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wim.web.id</link>
	<description>just me and little of me...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Oct 2011 03:00:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
<image>
<link>http://wim.web.id</link>
<url>http://wim.web.id/wp-content/mbp-favicon/wim.jpg</url>
<title>.: wim&#039;s BloG</title>
</image>
		<item>
		<title>Windows 7 missing from GRUB</title>
		<link>http://wim.web.id/windows-7-missing-from-grub.jsp#utm_source=feed&#038;utm_medium=feed&#038;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/windows-7-missing-from-grub.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2011 02:57:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kemod</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/windows-7-missing-from-grub.jsp</guid>
		<description><![CDATA[Hwhwhw&#8230; Gara-gara gw re-install Windows 7 akhirnya gw mesti repair Grub-nya. Soalnya, pilihan grub jadi hilang dan otomatis &#8220;lari&#8221; ke Windows 7. Udah coba lakuin cara restore grub semuanya gagal (tampilan pilihan grub tetep gak nongol ). Akhirnya gw ambil cara lain dah, yaitu menggunakan sistem Secure Installastion  yang gw jalanin dari DVD Ubuntu. Alhamdulillah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hwhwhw&#8230;</p>
<p>Gara-gara gw re-install Windows 7 akhirnya gw mesti repair Grub-nya. Soalnya, pilihan grub jadi hilang dan otomatis <em>&#8220;lari</em>&#8221; ke Windows 7. Udah coba lakuin cara restore grub semuanya gagal (tampilan pilihan grub tetep gak nongol <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/angry.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="angry" /> ). Akhirnya gw ambil cara lain dah, yaitu menggunakan sistem Secure Installastion  yang gw jalanin dari DVD Ubuntu. Alhamdulillah sekarang tampilan grub udah muncul, tapi sayangnya grub untku Windows 7 gak ada <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" /></p>
<p>Intip-intip ke Google dapet dah caranya dengan menggunakan <strong>os-prober</strong> <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/thumbs_up.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="thumbs up" /></p>
<p>Gini caranya:</p>
<ol>
<li>Install <strong>os-prober </strong>terlebih dahulu
<pre lang="bash">$ sudo apt-get install os-prober</pre>
</li>
<li>Setelah itu, lakukan update grub
<pre lang="bash">$ sudo update-grub2</pre>
</li>
</ol>
<p>Selesai. Sekarang Windows 7 muncul lagi di menu grub <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/thumbs_up.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="thumbs up" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/windows-7-missing-from-grub.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>rdesktop full screen</title>
		<link>http://wim.web.id/rdesktop-full-screen.jsp#utm_source=feed&#038;utm_medium=feed&#038;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/rdesktop-full-screen.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 00:51:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kemod</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/?p=723</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ini udah terlalu basi untuk dibahas, tapi gak apa lah, sekedar sharing dan nambah posting Bagi yang menggunakan Linux pasti pernah menggunakan rdesktop untuk me-remote komputer. Nah, defaultnya rdesktop ini tampilannya kecil atau tidak full screen. Bagai mana bila ingin tampilan rdesktop itu full screen? Caranya cukup dengan menambakan opsi -f saja. Contoh: rdesktop [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin ini udah terlalu basi untuk dibahas, tapi gak apa lah, sekedar sharing dan nambah posting  <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/malus.gif" style="border:none;background:none;" alt=":malus" /></p>
<p>Bagi yang menggunakan Linux pasti pernah menggunakan <em>rdesktop</em> untuk me-<em>remote</em> komputer. <em>Nah</em>, defaultnya rdesktop ini tampilannya kecil atau tidak full screen. Bagai mana bila ingin tampilan rdesktop itu full screen?  <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/7.gif" style="border:none;background:none;" alt=":confused:" /></p>
<p>Caranya cukup dengan menambakan opsi <strong>-f</strong> saja. Contoh:</p>
<pre lang="bash">rdesktop HOSTSERVER -f
</pre>
<p>dan untuk keluar dari tampilan FullScreen, cukup tekan kombinasi keyboard <strong>CTRL+ALT+Enter</strong></p>
<p>Selesai  :cool:</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/rdesktop-full-screen.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara membuat aplikasi di Twitter</title>
		<link>http://wim.web.id/cara-membuat-aplikasi-di-twitter.jsp#utm_source=feed&#038;utm_medium=feed&#038;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/cara-membuat-aplikasi-di-twitter.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Oct 2010 10:46:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kemod</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/cara-membuat-aplikasi-di-twitter.jsp</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang tidak kenal salah satu Microblogging yang paling digemari ini, khususnya anak-anak muda (meskipun user account di Twitter tidak semuanya anak muda) selain Plurk. Secara singkat Twitter adalah sebuah blog minimalis di mana user bisa menuliskan unek-unek, re-tweet, reply dan lainnya dengan bebas tapi tetap mengikuti norma-norma yang berlaku. Dalam tulisan kali ini, saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-right-width: 0px; margin: 0px 5px 5px 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="trattrit" border="0" alt="trattrit" align="left" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/CaramembuataplikasidiTwitter_D388/trattrit.png" width="181" height="181" /></p>
<p>Siapa yang tidak kenal salah satu <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Microblogging" target="_blank">Microblogging</a><em> </em>yang paling digemari ini, khususnya anak-anak muda (meskipun user account di Twitter tidak semuanya anak muda) selain Plurk. Secara singkat Twitter adalah sebuah <em>blog minimalis</em> di mana user bisa menuliskan <em>unek-unek</em>, <em>re-tweet</em>, <em>reply</em> dan lainnya dengan bebas tapi tetap mengikuti norma-norma yang berlaku.</p>
<p>Dalam tulisan kali ini, saya akan memberikan tutorial, cara atau informasi bagaimana cara membuat aplikasi di Twitter dengan menggunakan Dabr. Dabr? Ya, Dabr adalah salah satu Free OpenSource alternatif untuk membuat aplikasi di Twitter, khususnya <em>mobile</em> Twitter.</p>
<p>Salah satu syarat utama untuk pembuatan aplikasi ini adalah kalian harus memiliki hosting dan domain sendiri. Bagaiamana kalau belum punya? Gampang, kalian bisa registrasi ke beberapa hosting gratisan dan domain gratisan. Tapi, alangkah baiknya jika menggunakan layanan hosting berbayar seperti <a href="http://www.masterwebnet.com" target="_blank">Masterweb (MWN)</a>. Kemudian, bila aplikasi yang akan kita buat ini memang ditujukan untuk digunakan oleh publik atau akan banyak pengakses nantinya, <strong><span style="color: #ff0000">JANGAN</span></strong> pernah berharap dan mencoba untuk menggunakan <em>shared hosting </em>sekalipun itu berbayar<em>.</em> Karena pastinya akan terus terkena limiter karena memberatkan server (meskipun di hosting yang berbayar sekalipun). Solusinya harus menggunakan layanan server sendiri seperti VPS, Dedicated Server atau Colocation Server.</p>
<p>Okelah, tanpa basa-basi lagi sekarang kita mulai step-by-step cara pembuatan aplikasi Twitter menggunakan Dabr ini:</p>
<p> <span id="more-687"></span>
</p>
<ol>
<li>Akses <a href="http://twitter.com/apps" target="_blank">di sini</a> untuk memulai pembuatan aplikasi Twitter </li>
<li>Upload icon aplikasi kamu, nama aplikasi, deskripsi,website dan organisasi sesuai dengan keinginan </li>
<li>
<div>Untuk kolom <em><strong>Application Website</strong></em> isikan <em>path</em> dimana aplikasi kita simpan. Dalam tulisan ini saya membuatnya di subdomain saya yang saya beri nama “twit”. Jadi untuk kolom <em>Application Website</em> saya isikan:<strong> </strong><strong>http://twit.wim.web.id</strong> (silahkan disesuaikan dengan keinginan kalian)         <br /><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="app" border="0" alt="app" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/CaramembuataplikasidiTwitter_D388/app_thumb.png" width="382" height="107" /></div>
</li>
<li>
<div>Katagori<em> <strong>Application Type</strong></em> pilih <em>Browser</em> karena kita akan menggunakan aplikasi yang kita buat ini di browser</div>
</li>
<li>
<div>Untuk<em> <strong>Callback URL</strong></em> silahkan ditambah <strong><em>oauth</em></strong> di akhir URL. Pada aplikasi yang saya buat kali ini berarti saya isikan: <strong><em>http://twit.wim.web.id/oauth</em></strong>         <br /><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="konf2s" border="0" alt="konf2s" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/CaramembuataplikasidiTwitter_D388/konf2s_thumb.png" width="394" height="76" /></div>
</li>
<li><strong><em>Default Access type</em></strong> pilih <em>Read &amp; Write</em> </li>
<li>Pada bagian <strong><em>Use Twitter for login</em></strong> silahkan pilih <strong><em>Yes, Use Twitter for login</em></strong> </li>
<li>Bila semua sudah, klik tombol <strong>Save</strong> </li>
<li>Setelah itu akan tampil seperti di bawah ini      <br /><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="done" border="0" alt="done" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/CaramembuataplikasidiTwitter_D388/done_thumb.png" width="401" height="115" />       <br />Ya. Yang kita butuhkan adalah<strong><em> Cunsumer key</em></strong> dan <strong><em>Consumer secret</em></strong>. Silahka dicatat dan simpan </li>
<li>
<div>Silahkan download skrip aplikasi Twitter via Dabr&#160; <a href="http://imzupload.com/8vga9xh7dfzl/twit.rar.html" target="_blank">di sini</a>.         <br />Tenang, aman koq’ <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/13.gif" style="border:none;background:none;" alt=";)" /> . Saya me-rekomendasikan file yang ada di <em>link</em> tersebut karena sudah ada yang saya perbaiki karena ada beberapa baris skrip yang error atau mungkin tidak support di hosting. Dengan file tersebut, kalian hanya cukup merubah file <em>config.php </em>untuk baris ke 4, 7 dan 8 (yang lainnya saya rasa tidak perlu) .         <br />Khusus untuk baris ke-4 bisa kalian isi bebas (misal: h32jlsfXkfldfd) karena ini hanya enkripsi aplikasi yang kita buat saja. Sedangkan untuk baris 7 dan 8 silahkan disesuaikan dengan key yang kita peroleh sebelumnya (lihat point 9)         <br /><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="ganti" border="0" alt="ganti" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/CaramembuataplikasidiTwitter_D388/ganti_thumb.png" width="412" height="108" /></div>
</li>
<li>
<div>Pada file .htaccess silahkan tambahkan baris (bila installasi dilakukan di bawah direktori root, misal seperti saya di <a href="http://twit.wim.web.id">http://twit.wim.web.id</a>:
<pre lang="bash">RewriteBase /</pre>
<p>tapi kalau installasi ada di dalam folder lagi, misal di folder <strong>burung</strong> (berarti kalau saya contohkan di punya saya: <a href="http://twit.wim.web.id/burung">http://twit.wim.web.id/burung</a>) maka menjadi seperti ini: </p>
<pre lang="bash">RewriteBase /burung</pre>
</p></div>
</li>
<li>
<div>Setelah meng-edit file <em>config.php</em> silahkan kompress kembali file-file tersebut lalu <em>upload</em> ke direktori hositng yang akan digunakan untuk menjalankan aplikasi ini (lihat point 3)</div>
</li>
<li>Ekstrak kembali di hosting kalian. Bila berhasil maka saat mengakses URL aplikasi akan muncul tampilan authentikasi seperti ini (<strong>U.F.O</strong> adalah nama aplikasi yang saya buat)
<p><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="login-twit" border="0" alt="login-twit" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/CaramembuataplikasidiTwitter_D388/logintwit_thumb.png" width="410" height="232" /> </p>
<p>tampilan page aplikasi setelah berhasil login dan di-<em>redirect</em>: </p>
<p><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="hasil1" border="0" alt="hasil1" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/CaramembuataplikasidiTwitter_D388/hasil1_thumb.png" width="406" height="170" /> </p>
<p>tampilan dari Twitter.com<br />
      <br /><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="u.f.o" border="0" alt="u.f.o" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/CaramembuataplikasidiTwitter_D388/u.f.o_thumb.png" width="406" height="207" /></p>
</li>
</ol>
<p><strong>PENTING</strong>: </p>
<p>Untuk menggunakan aplikasi ini ada beberapa <em>extension</em> di server hosting yang harus sudah aktif dan ter-load, yaitu: <strong><em>CURL</em></strong>, <strong><em>GD</em></strong> dan <strong><em>MCRYPT</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/cara-membuat-aplikasi-di-twitter.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>50</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>XML Parsing Error pada WordPress</title>
		<link>http://wim.web.id/xml-parsing-error-pada-wordpress.jsp#utm_source=feed&#038;utm_medium=feed&#038;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/xml-parsing-error-pada-wordpress.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2010 08:55:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kemod</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[KongKow]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[mwn]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/xml-parsing-error-pada-wordpress.jsp</guid>
		<description><![CDATA[Bila di website Anda aktif menggunakan RSS Feed mungkin ini sedikit informasi tambahan. Ya, sebelumnya ada kolega saya yang menanyakan kenapa pada saat mengakses feed-nya muncul error: XML Parsing Error: XML or text declaration not at start of entity atau XML declaration allowed only at the start of the document Dari beberapa keterangan yang saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="border: 0pt none;" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/2010/10/wordpress-logo.png" alt="wp" width="80" height="80" /></p>
<p style="text-align: justify;">Bila di website Anda aktif menggunakan RSS Feed mungkin ini sedikit  informasi tambahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya, sebelumnya ada kolega saya yang  menanyakan kenapa pada saat mengakses <em>feed-nya</em> muncul error:</p>
<pre lang="bash">XML  Parsing Error: XML or text declaration not at start of entity</pre>
<p>atau</p>
<pre lang="bash">XML  declaration allowed only at the start of the document</pre>
<p style="text-align: justify;">Dari beberapa keterangan yang saya daptkan ini disebabkan karena adanya jeda, spasi atau baris kosong pada file WordPress. Solusinya adalah dengan menghapus baris kosong, jeda atau spasi tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pada kasus yang dialami oleh kolega saya, saya hanya menghapus baris kosong pada file wp-config.php di baris paling bawah/terakhir (lihat gambar):<br />
<img style="border: 0;" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/2010/10/wp-config.png" alt="wp-config" width="258" height="129" /></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan menghapus baris kosong terakhir tersebut permasalahan <em>solved</em> dan <em>feed</em> bisa tampil tanpa pesan <em>error</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Note</strong>: Pada beberapa artikel menyebutkan bahwa penghapusan baris kosong juga dilakukan pada file <em>feed.php </em>yang ada di direktori <em>wp-includes </em>dan file <em>functions.php</em> yang ada di direktori <em>themes</em> yang kita gunakan</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/xml-parsing-error-pada-wordpress.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reset setting GNOME per-user</title>
		<link>http://wim.web.id/reset-gnome-per-user.jsp#utm_source=feed&#038;utm_medium=feed&#038;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/reset-gnome-per-user.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Sep 2010 13:22:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kemod</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/?p=668</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin tips ini berguna buat temen-temen yang sering utak-atik Ubuntu atau mungkin platform lainnya yang Linux yang berbasis GNOME Untuk pengguna Ubuntu (atau gnome) yang seperti saya yang suka utak-atik iseng padahal gak ngerti kalo ada problem karena hasil utak-atik tadi dan stuck saat udah gak bisa apa-apa lagi selain re-install ternyata ada cara yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mungkin tips ini berguna <em>buat</em> temen-temen yang sering utak-atik <span style="text-decoration: line-through;">Ubuntu atau mungkin <em>platform</em> lainnya yang</span> Linux yang berbasis GNOME <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/13.gif" style="border:none;background:none;" alt=";)" /></p>
<div style="text-align: justify;">Untuk pengguna <span style="text-decoration: line-through;">Ubuntu</span> (atau gnome) yang seperti saya yang suka utak-atik iseng padahal <em>gak ngerti</em> kalo ada problem karena hasil utak-atik tadi dan <em>stuck</em> saat <em>udah gak</em> bisa apa-apa lagi selain <em>re-install</em> ternyata ada cara yang lebih mudah selain <em>install</em> ulang tadi. Kenapa <em>gak</em> di <em>re-install aja</em>? Ya, mungkin itu lebih enak <em>sieh..</em> tapi <em>kalo bolak-balik re-install </em>kasihan <em>hdd</em> juga, <em>kan</em>? <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" /></div>
<div style="text-align: justify;">Nah, berikut langkah-langkahnya:</div>
<div>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Buka Terminal dengan menekan kombinasi CTRL + ALT + F1. Jangan kaget, ini cuma mengalihkan kita ke tampilan <em>console</em> <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" /></li>
<li style="text-align: justify;">Ketikkan perintah di bawah:<br />
<span style="font-family: monospace; color: #333333; line-height: 22px; white-space: pre;">rm -rf .gnome .gnome2 .gconf .gconfd .metacity</span></li>
<li style="text-align: justify;">Silahkan kembali lagi ke tampilan GUI dengan menekan kombinasi ALT + F7</li>
</ol>
<p>Setelah itu silahkan <em>reboot</em> dan lihat hasilnya setelah <em>reboot</em> nanti <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" /></p>
<p><strong>UPDATE:</strong></p>
<ul>
<li>Dapet masukkan (koreksi sieh tepatnya) dari akang ganteng klo judul dirubah karena ini masalah di GNOME. Jadi platform apa aja nyangkut  <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" /></li>
<li>Isi artikel jg update dikit dah.. <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" /></li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/reset-gnome-per-user.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gagal hapus, copy atau lihat isi directory dengan error: Argument list too long</title>
		<link>http://wim.web.id/gagal-hapus-copy-atau-lihat-isi-directory-dengan-error-argument-list-too-long.jsp#utm_source=feed&#038;utm_medium=feed&#038;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/gagal-hapus-copy-atau-lihat-isi-directory-dengan-error-argument-list-too-long.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Sep 2010 17:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kemod</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[mwn]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/gagal-hapus-copy-atau-lihat-isi-directory-dengan-error-argument-list-too-long.jsp</guid>
		<description><![CDATA[Ya, bila Anda pengguna Linux mungkin ini sedikit berguna untuk catatan. Apalagi gw yang masih belum paham bener Linux Proses mv, cp atau ls kemungkinan besar akan stuck kalau jumlah file/folder yang diproses teramat banyak. Katakanlah 6.022.919 file. Wew!!! Contoh, bila kita akan memindahkan file dengan jumlah sebanyak itu ke folder lain maka akan keluar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin: 0px; text-indent: 0px; text-align: justify;"><span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: #000000; font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; font-size: medium;"><span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; font-family: 'times new roman','new york',times,serif; font-size: 16px;"> </span></span>Ya, bila Anda pengguna Linux mungkin ini sedikit berguna untuk catatan. Apalagi gw yang masih belum paham bener Linux <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" /></p>
<p style="margin: 0px; text-indent: 0px; text-align: justify;">
<p style="margin: 0px; text-indent: 0px; text-align: justify;">Proses mv, cp atau ls kemungkinan besar akan stuck kalau jumlah file/folder yang diproses teramat banyak. Katakanlah 6.022.919 file. Wew!!!</p>
<p style="margin: 0px; text-indent: 0px; text-align: justify;">Contoh, bila kita akan memindahkan file dengan jumlah sebanyak itu ke folder lain maka akan keluar error seperti ini:</p>
<pre style="text-align: justify;" lang="bash">bash: /bin/mv: Argument list too long</pre>
<p style="margin: 0px; text-indent: 0px; text-align: justify;">Untuk mengatasi hal tersebut bisa dengan menggunakan <em>xargs</em> atau <em>find</em>. Misal, isi dari direktori &#8220;utama&#8221; akan dipindah ke direktori &#8220;tujuan&#8221; maka bisa dengan menggunakan perintah di bawah ini:</p>
<pre style="text-align: justify;" lang="bash">ls -1 utama | xargs -i mv utama/{} tujuan/</pre>
<p style="margin: 0px; text-indent: 0px; text-align: justify;">Kalau misal hanya ingin memindahkan file dengan extension tertentu saja (misal .txt) bisa dengan perintah:</p>
<pre style="text-align: justify;" lang="bash">find utama/ -name "*.txt" -exec mv {} tujuan\;</pre>
<p style="margin: 0px; text-indent: 0px; text-align: justify;">atau</p>
<pre style="text-align: justify;" lang="bash">find utama/ -name "*.txt" | xargs -i mv {} tujuan/</pre>
<p style="margin: 0px; text-indent: 0px; text-align: justify;">Bagaimana kalau proses hapus/rm dengan jumlah file yang <em>seabrek </em>itu? Caranya tetap sama, hanya <em>command</em>-nya saja yang beda. Yaitu:</p>
<pre style="text-align: justify;" lang="bash">ls -1 utama | xargs -i rm utama/{}</pre>
<p style="margin: 0px; text-indent: 0px; text-align: justify;">atau bila hanya extension tertentu (misal: .txt)</p>
<pre style="text-align: justify;" lang="bash">find utama/ -name "*.txt" -exec rm {} \;</pre>
<p style="margin: 0px; text-indent: 0px; text-align: justify;">atau juga</p>
<pre style="text-align: justify;" lang="bash">find utama/ -name "*.txt" | xargs -i rm {}</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/gagal-hapus-copy-atau-lihat-isi-directory-dengan-error-argument-list-too-long.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konversi paket .deb ke .rpm dan sebaliknya</title>
		<link>http://wim.web.id/konversi-paket-deb-ke-rpm-dan-sebaliknya.jsp#utm_source=feed&#038;utm_medium=feed&#038;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/konversi-paket-deb-ke-rpm-dan-sebaliknya.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Sep 2010 00:28:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kemod</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/?p=630</guid>
		<description><![CDATA[Kadang suka bingung kalo mau install paket yang ada di Linux karena variannya beda-beda. Misal, untuk Ubuntu yang turunan dari Debian paket installernya itu *.deb. Nah gimana klo seandainya mau install paket yang sama tapi ada di Linux variannya RedHat (*.rpm)? Gampangnya kita konversi aja paketnya. Nah, syarat utamnya kita harus install dulu paket alien [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kadang suka bingung kalo mau install paket yang ada di Linux karena variannya beda-beda.</p>
<p>Misal, untuk Ubuntu yang turunan dari Debian paket installernya itu *.deb. Nah gimana klo seandainya mau install paket yang sama tapi ada di Linux variannya RedHat (*.rpm)? Gampangnya kita konversi aja paketnya.</p>
<p>Nah, syarat utamnya kita harus install dulu paket <em>alien</em> di Linux yang sedang kita pake. Contoh, saat ini saya gy make Ubuntu, maka untuk installasinya gini (asumsi udah jadi root ya.. )</p>
<pre lang="bash">apt-get install alien</pre>
<p>Contoh di bawah ini adalah konversi dari *.deb ke *.rpm.</p>
<pre lang="bash">alien -r namapaket.deb</pre>
<p>Kalau mau dari *.rpm ke *.deb tinggal dibalik, jadi:</p>
<pre lang="bash">alien -d namapaket.rpm</pre>
<p>Untuk command lengkapnya bisa dilihat dari &#8211;help <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/winking.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="winking" /></p>
<pre lang="bash">alien --help</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/konversi-paket-deb-ke-rpm-dan-sebaliknya.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Repair database via shell</title>
		<link>http://wim.web.id/repair-database-via-shell.jsp#utm_source=feed&#038;utm_medium=feed&#038;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/repair-database-via-shell.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 19:48:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kemod</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[database]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya saya pernah posting untuk repair database via PhpMyAdmin. Nah, karena banyak yang tanya gimana caranya kalo repairnya via command makanya sekarang gw posting gimana cara repair database via command-nya. Untuk repair database (table dalam database sieh tepatnya ) dari shell bisa dengan perintah di bawah ini: myisamchk --fast --force --silent --update-state /var/lib/mysql/DBNAME/*.MYI Inget, perintah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya saya pernah posting untuk <a title="Repair database yang crash" href="http://wim.web.id/repair-table-database-yang-crash.jsp#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed" target="_blank">repair database via PhpMyAdmin</a>. Nah, karena banyak yang tanya gimana caranya kalo repairnya via command makanya sekarang gw posting gimana cara repair database via command-nya.</p>
<p>Untuk repair database (table dalam database sieh tepatnya <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/tongue.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="tongue" />) dari shell bisa dengan perintah di bawah ini:</p>
<pre lang="bash">myisamchk --fast --force --silent --update-state /var/lib/mysql/DBNAME/*.MYI</pre>
<p>Inget, perintah di atas itu kita bisa akses ke database as root  <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/winking.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="winking" /></p>
<p>Nah, kalau misalkan kondisi database kita ada di shared hosting maka perintahnya agak beda dikit karena kita gak punya akses ke root server. Caranya seperti di bawah ini (asumsinya kita &#8216;dah berhasil login ke Database yang mau direpair ya..):</p>
<pre lang="bash">mysql&gt;use namadb;
mysql&gt;repair table namatable;
</pre>
<p><strong>NOTE:</strong><br />
<em>Perintah di atas untuk repair database tipe &#8220;<strong>myisam</strong>&#8221; aja. Kalau tipe database yang dipake adalah &#8220;<strong>isam</strong></em>&#8221; <em>maka perintahnya agak dirubah dikit menjadi:</em></p>
<pre lang="bash">isamchk --fast --force --silent --update-state /var/lib/mysql/DBNAME/*.MYI</pre>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 156px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"><code>mysql&gt;use namadb;<br />
mysql&gt;repair table namatable</code>;</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/repair-database-via-shell.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Install Chrome di Ubuntu</title>
		<link>http://wim.web.id/install-chrome-di-ubuntu.jsp#utm_source=feed&#038;utm_medium=feed&#038;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/install-chrome-di-ubuntu.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 00:25:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kemod</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/?p=607</guid>
		<description><![CDATA[Sebenernya ini udah lama dan pasti mungkin udah pada tau lah Tapi gak apa lah,, itung-itung buat nambah koleksi postingan di blog saia, xixixi Oke, tentunya udah pada kenal Chrome kan? Ada yang bilang antara Chrome dan Google Chrome itu beda, tapi terus terang gw sendiri gak tau letak bedanya di sebelah mana.. hehe (dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebenernya ini udah lama dan pasti mungkin udah pada tau lah <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/tongue.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="tongue" /><br />
Tapi gak apa lah,, itung-itung buat nambah koleksi postingan di blog saia, xixixi <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" /></p>
<p style="text-align: justify;">Oke, tentunya udah pada kenal Chrome kan? Ada yang bilang antara Chrome dan Google Chrome itu beda, tapi terus terang gw sendiri gak tau letak bedanya di sebelah mana.. hehe (dan lagian gak mau ngebahas itu koq <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" /> )</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, di sini saya cuma mau <em>share</em> dikit aja gimana sih cara installasi Chrome di Ubuntu via <em>&#8220;apt-get&#8221;</em> (bukan yang via installasi dari <em>.deb</em> yang bisa diunduh <a title="download Google Chrome" href="http://www.google.com/chrome/intl/id/landing.html#theme-edward" target="_blank">di sini</a>). Kenapa via apt-get? Pengalaman saia kalo yang pake versi intallasi dari  .deb itu ada beberapa fitur yang kaya&#8217;nya gimanaaa gitu, hwhw <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/06.gif" style="border:none;background:none;" alt=":(" />  .</p>
<p style="text-align: justify;">Ok, berikut adalah <em>step by step</em> installasi-nya:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Edit /etc/apt/sources.list</strong> (misal: vim /etc/apt/sources.list) dan tambahkan baris ini lalu simpan (versi Ubuntu silahkan disesuaikan karena dalam contoh ini saya menggunakan Lucid):
<pre lang="bash">deb http://ppa.launchpad.net/chromium-daily/ppa/ubuntu lucid main
deb-src http://ppa.launchpad.net/chromium-daily/ppa/ubuntu lucid main</pre>
</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Tambahkan GPG keys</strong>
<pre lang="bash">sudo apt-key adv --recv-keys --keyserver keyserver.ubuntu.com 0xfbef0d696de1c72ba5a835fe5a9bf3bb4e5e17b5</pre>
<p><em>nah</em>, pada step ini kalo misalkan admin kantor kalian (kalo misalkan installasinya di kompi kantor) ngeblok port 11371 maka proses di atas bakalan gagal. Sebenernya proses installasi masih bisa lanjut, tapi kaya&#8217;nya agak risih aja klo tiap kali update keluar warning <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/big_grin.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="big grin" /><br />
Solusinya silahkan kalian generate  sendiri dari http://keyserver.ubuntu.com dan masukkan string di atas (<em>0xfbef0d696de1c72ba5a835fe5a9bf3bb4e5e17b5</em>) dan pilih opsi &#8220;retrieve ascii-armored keys&#8221;. Nah, nanti hasil geneerate-nya itu bisa kalian copy ke file dan simpan di hosting kalian dengan extension .txt (gak tau yang lain bisa gak, saya cobanya pake .txt <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/big_grin.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="big grin" /> )<br />
Kalo&#8217; yang gak punya hosting sendiri bisa ambil dari hasil <em>generating</em> saya tepatnya di http://orangsenang.com/key/key.txt lalu gunakan perintah ini:</p>
<pre lang="bash">wget -O- http://orangsenang.com/key/key.txt | apt-key add -
</pre>
<p>Biar <em>ngepek</em> dari perubahan di atas silahkan diupdate dulu ya <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/tongue.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="tongue" /></p>
<pre lang="bash">apt-get update</pre>
</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Installasi Chrome-nya</strong><br />
Ini dia step terakhirnya setelah proses updatinng <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/winking.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="winking" /></p>
<pre lang="bash">apt-get install chromium-browser
</pre>
<p>Setelah proses installasi ini maka Chrome bakalan nongkrong di kategori Internet di menu Application Ubuntu kalian <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/winking.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="winking" /></li>
</ol>
<p>Ok, segitu aja ya&#8230; <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/happy.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="happy" /></p>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 122px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden; text-align: justify;">&lt;pre lang=&#8221;bash&#8221;&gt;deb http://ppa.launchpad.net/chromium-daily/ppa/ubuntu karmic main<br />
deb-src http://ppa.launchpad.net/chromium-daily/ppa/ubuntu karmic main&lt;/pre&gt;</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/install-chrome-di-ubuntu.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Backup atau copy profile Thunderbird ke komputer lain</title>
		<link>http://wim.web.id/backup-atau-copy-profile-thunderbird-ke-komputer-lain.jsp#utm_source=feed&#038;utm_medium=feed&#038;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/backup-atau-copy-profile-thunderbird-ke-komputer-lain.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 06:36:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kemod</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[KongKow]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/backup-atau-copy-profile-thunderbird-ke-komputer-lain.jsp</guid>
		<description><![CDATA[Bila Anda menggunakan aplikasi mail-client Thunderbird dan Anda sudah melakukan seting yang sesuai dengan keinginan Anda tetapi pada suatu kondisi Anda harus berpindah komputer karena sesuatu hal. Nah, agar semua konfigurasi tetap sama dengan yang sebelumnya maka Anda harus meng-copy profile Thunderbird Anda di komputer yang lama dan paste ke komputer yang baru. Sebelum proses [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bila Anda menggunakan aplikasi <em>mail-client</em> Thunderbird dan Anda sudah melakukan seting yang sesuai dengan keinginan Anda tetapi pada suatu kondisi Anda harus berpindah komputer karena sesuatu hal. <em>Nah</em>, agar semua konfigurasi tetap sama dengan yang sebelumnya maka Anda harus meng-<em>copy</em> <em>profile</em> Thunderbird Anda di komputer yang lama dan <em>paste</em> ke komputer yang baru.</p>
<p>Sebelum proses <em>copy</em> dilakukan pastikan aplikasi Thunderbird tidak sedang digunakan. Bila aplikasi masih digunakan (<em>running</em>) sebaiknya tutup terlebih dahulu agar proses <em>backup</em> bisa lebih baik.</p>
<p>Berikut adalah cara melakukan <em>backup</em> atau <em>copy</em> <em>profile</em> Thunderbird ke komputer lain yang saya bedakan sesuai dengan OS yang digunakan: <strong><span style="font-size: medium;"> </span></strong></p>
<p><span id="more-592"></span></p>
<p><strong><span style="font-size: medium;">Windows</span></strong></p>
<ul>
<li>
<div>Dari <strong>Start</strong> menu, pilih <strong>Run</strong> dan ketikkan “<strong><em>%appdata%</em>” </strong>(tanpa kutip) dan klik tombol <strong>OK</strong></div>
</li>
<li>
<div>Masuk ke <em>folder</em> <strong><em>Thunderbird</em> ––&gt; <em>Profiles</em></strong></div>
</li>
<li>
<div>Masuk ke <em>folder</em> <strong><em>Profiles </em></strong>––&gt; <strong><em>xxxxxx</em>.default</strong> di mana “<strong><em>xxxxxx</em></strong>&#8221; adalah <em>random</em> karakter dan berbeda di setiap <em>user</em> komputer</div>
</li>
<li>
<div>Kompres isi <em>folder</em> <strong><em>xxxxxx.default</em></strong> (misal di zip atau di jadikan rar)</div>
</li>
</ul>
<p>&#8212;&#8212;- Di komputer yang baru &#8212;&#8212;&#8211;</p>
<ul>
<li>
<div>Buka aplikasi Thunderbird (jangan melakukan apa-apa) lalu <em>close</em> kembali. Hal ini bertujuan agar Thunderbird membuat<em> folder profi</em>le baru</div>
</li>
<li>
<div><em>Paste</em> file .zip atau .rar profile Thunderbird yang telah kita kompres tadi ke dalam <em>folder</em> Profile Thunderbird yang baru lalu ekstrak</div>
</li>
<li>
<div>Silahkan buka aplikasi Thunderbird Anda, seharusnya semua akun <em>email</em> dan data <em>email</em> berikut konfigurasinya sama dengan yang sebelumnya</div>
</li>
</ul>
<p><strong><span style="font-size: medium;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size: medium;">Linux (Debian, Ubuntu)</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size: medium;"> </span></strong></p>
<ul>
<li>
<div>Buka <em>folder</em> <strong>/home/[user-name]/.mozilla-thunderbird</strong></div>
</li>
<li>
<div>Masuk ke <strong>folder</strong> <strong><em>Profiles </em></strong>––&gt; <strong><em>xxxxxx</em>.default</strong> di mana “<strong><em>xxxxxx</em></strong>&#8221; adalah <em>random</em> karakter dan berbeda di setiap <em>user</em></div>
</li>
<li>
<div>Kompres isi <em>folder</em> <strong><em>xxxxxx.default</em></strong> (misal di zip atau dijadikan rar)</div>
</li>
</ul>
<p>&#8212;&#8212;&#8211; Di komputer yang baru &#8212;&#8212;&#8211;</p>
<ul>
<li>
<div>Buka aplikasi Thunderbird (jangan melakukan apa-apa) lalu <em>close</em> kembali. Hal ini bertujuan agar Thunderbird membuat<em> folder profi</em>le baru</div>
</li>
<li>
<div><em>Paste</em> file .zip atau .rar profile Thunderbird yang telah kita kompres tadi ke dalam <em>folder</em> Profile Thunderbird di /home <em>user</em> Anda di komputer yang baru lalu ekstrak</div>
</li>
<li>
<div>Silahkan buka aplikasi Thunderbird Anda, seharusnya semua akun <em>email</em> dan data <em>email</em> berikut konfigurasinya sama dengan yang sebelumnya</div>
</li>
</ul>
<p>Ok, inilah cara yang saya lakukan selama ini di komputer kerja kantor saya. Karena umumnya pada suatu kondisi saya harus menggunakan komputer lain dan rasanya agak repot bila harus membuat ulang kembali semua akun email, seting akun email pada aplikasi Thunderbird di komputer lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/backup-atau-copy-profile-thunderbird-ke-komputer-lain.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
