<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>.: wim&#039;s BloG &#187; Mau Tau</title>
	<atom:link href="http://wim.web.id/category/mau-tau/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wim.web.id</link>
	<description>just me and little of me...</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Jul 2010 01:10:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<image>
<link>http://wim.web.id</link>
<url>http://wim.web.id/wp-content/mbp-favicon/load.gif</url>
<title>.: wim&#039;s BloG</title>
</image>
		<item>
		<title>Backup atau copy profile Thunderbird ke komputer lain</title>
		<link>http://wim.web.id/backup-atau-copy-profile-thunderbird-ke-komputer-lain.jsp#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/backup-atau-copy-profile-thunderbird-ke-komputer-lain.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 06:36:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[KongKow]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/backup-atau-copy-profile-thunderbird-ke-komputer-lain.jsp</guid>
		<description><![CDATA[Bila Anda menggunakan aplikasi mail-client Thunderbird dan Anda sudah melakukan seting yang sesuai dengan keinginan Anda tetapi pada suatu kondisi Anda harus berpindah komputer karena sesuatu hal. Nah, agar semua konfigurasi tetap sama dengan yang sebelumnya maka Anda harus meng-copy profile Thunderbird Anda di komputer yang lama dan paste ke komputer yang baru. Sebelum proses [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Bila Anda menggunakan aplikasi <em>mail-client</em> Thunderbird dan Anda sudah melakukan seting yang sesuai dengan keinginan Anda tetapi pada suatu kondisi Anda harus berpindah komputer karena sesuatu hal. <em>Nah</em>, agar semua konfigurasi tetap sama dengan yang sebelumnya maka Anda harus meng-<em>copy</em> <em>profile</em> Thunderbird Anda di komputer yang lama dan <em>paste</em> ke komputer yang baru.</p>
<p align="justify">Sebelum proses <em>copy</em> dilakukan pastikan aplikasi Thunderbird tidak sedang digunakan. Bila aplikasi masih digunakan (<em>running</em>) sebaiknya tutup terlebih dahulu agar proses <em>backup</em> bisa lebih baik.&#160; </p>
<p align="justify">Berikut adalah cara melakukan <em>backup</em> atau <em>copy</em> <em>profile</em> Thunderbird ke komputer lain yang saya bedakan sesuai dengan OS yang digunakan: <strong><font size="4"></font></strong></p>
<p> <span id="more-592"></span>
<p align="justify"><strong><font size="4">Windows</font></strong></p>
<ul>
<li>
<div align="justify">Dari <strong>Start</strong> menu, pilih <strong>Run</strong> dan ketikkan “<strong><em>%appdata%</em>” </strong>(tanpa kutip) dan klik tombol <strong>OK</strong></div>
</li>
<li>
<div align="justify">Masuk ke <em>folder</em> <strong><em>Thunderbird</em>&#160; ––&gt; <em>Profiles</em></strong></div>
</li>
<li>
<div align="justify">Masuk ke <em>folder</em> <strong><em>Profiles </em></strong>––&gt; <strong><em>xxxxxx</em>.default</strong> di mana “<strong><em>xxxxxx</em></strong>&quot; adalah <em>random</em> karakter dan berbeda di setiap <em>user</em> komputer</div>
</li>
<li>
<div align="justify">Kompres isi <em>folder</em> <strong><em>xxxxxx.default</em></strong> (misal di zip atau di jadikan rar)</div>
</li>
</ul>
<p align="justify">&#8212;&#8212;- Di komputer yang baru &#8212;&#8212;&#8211;</p>
<ul>   </ul>
<ul>
<li>
<div align="justify">Buka aplikasi Thunderbird (jangan melakukan apa-apa) lalu <em>close</em> kembali. Hal ini bertujuan agar Thunderbird membuat<em> folder profi</em>le baru</div>
</li>
<li>
<div align="justify"><em>Paste</em> file .zip atau .rar profile Thunderbird yang telah kita kompres tadi ke dalam <em>folder</em> Profile Thunderbird yang baru lalu ekstrak</div>
</li>
<li>
<div align="justify">Silahkan buka aplikasi Thunderbird Anda, seharusnya semua akun <em>email</em> dan data <em>email</em> berikut konfigurasinya sama dengan yang sebelumnya</div>
</li>
</ul>
<p>  <strong><font size="4">
<p align="justify">Linux (Debian, Ubuntu)</p>
<p>   </font></strong>
<ul>
<li>
<div align="justify">Buka <em>folder</em> <strong>/home/[user-name]/.mozilla-thunderbird</strong></div>
</li>
<li>
<div align="justify">Masuk ke <strong>folder</strong> <strong><em>Profiles </em></strong>––&gt; <strong><em>xxxxxx</em>.default</strong> di mana “<strong><em>xxxxxx</em></strong>&quot; adalah <em>random</em> karakter dan berbeda di setiap <em>user</em></div>
</li>
<li>
<div align="justify">Kompres isi <em>folder</em> <strong><em>xxxxxx.default</em></strong> (misal di zip atau dijadikan rar)</div>
</li>
</ul>
<p align="justify">&#8212;&#8212;&#8211; Di komputer yang baru &#8212;&#8212;&#8211;</p>
<ul>   </ul>
<ul>
<li>
<div align="justify">Buka aplikasi Thunderbird (jangan melakukan apa-apa) lalu <em>close</em> kembali. Hal ini bertujuan agar Thunderbird membuat<em> folder profi</em>le baru</div>
</li>
<li>
<div align="justify"><em>Paste</em> file .zip atau .rar profile Thunderbird yang telah kita kompres tadi ke dalam <em>folder</em> Profile Thunderbird di /home <em>user</em> Anda di komputer yang baru lalu ekstrak</div>
</li>
<li>
<div align="justify">Silahkan buka aplikasi Thunderbird Anda, seharusnya semua akun <em>email</em> dan data <em>email</em> berikut konfigurasinya sama dengan yang sebelumnya</div>
</li>
</ul>
<p align="justify">&#160;</p>
<p align="justify">Ok, inilah cara yang saya lakukan selama ini di komputer kerja kantor saya. Karena umumnya pada suatu kondisi saya harus menggunakan komputer lain dan rasanya agak repot bila harus membuat ulang kembali semua akun email, seting akun email pada aplikasi Thunderbird di komputer lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/backup-atau-copy-profile-thunderbird-ke-komputer-lain.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Eksport blog dari WordPress.com ke CMS WordPress</title>
		<link>http://wim.web.id/eksport-blog-dari-wordpress-com-ke-cms-wordpress.jsp#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/eksport-blog-dari-wordpress-com-ke-cms-wordpress.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2010 15:00:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/eksport-blog-dari-wordpress-com-ke-cms-wordpress.jsp</guid>
		<description><![CDATA[Wah, judulnya maksa banget ya? Hehe, bodo ah Ok jadi begini.. Mungkin temen-temen udah pada punya blog pribadi di WordPress.com dan blog ini merupakan blog aktif sampai akhirnya blog tersebut diblok oleh WordPress.com karena over-load Nah, bagaimana agar blog kita ini bisa kita pindah ke CMS WordPress (CMS bisa di download dari WordPress.org) dengan menggunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Wah, judulnya maksa banget ya? Hehe, bodo ah <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" />    </p>
<p align="justify">Ok jadi begini.. Mungkin temen-temen udah pada punya blog pribadi di WordPress.com dan blog ini merupakan blog aktif sampai akhirnya blog tersebut diblok oleh WordPress.com karena over-load <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/06.gif" style="border:none;background:none;" alt=":(" /></p>
<p align="justify">Nah, bagaimana agar blog kita ini bisa kita pindah ke CMS WordPress (CMS bisa di download dari WordPress.org) dengan menggunakan nama domain (atau subdomain) dari hosting kita sendiri (baik itu hosting free ataupun berbayar)? Emang bisa? Bisa donk <img style="border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" border="0" alt="" src="http://www.zu14.cn/coolemotion/emotions/yahoo_3.png" width="22" height="22" /> .</p>
<p align="justify">Ok, sebelum gw kasih tau langkah-langkahnya, ada beberapa hal yang mesti temen-temen harus tau:</p>
<ol>
<li>
<div align="justify">Kalian harus punya domain dan hosting terlebih dahulu dan harus aktif</div>
</li>
<li>
<div align="justify">Aplikasi WordPress (CMS WordPress) harus sudah terinstall dan <em>ready to use</em> <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" /></div>
</li>
<li>
<div align="justify">Koneksi internet harus stabil </div>
</li>
<li>
<div align="justify">Data yang di-export-import ini adalah semua posting (dan komentarnya), semua Pages, Archives dan Categories yang sudah ada sebelumnya di blog kita yang di WordPress.com. Untuk settingan di WordPress.com “TIDAK” ikut diimport karena akan menggunakan settingan di blog yang baru</div>
</li>
</ol>
<p align="justify">Ya!! 4 hal di atas harus dipenuhi dan diketahui untuk menjalankan ritual eksport-import ini <img alt="" src="http://www.zu14.cn/coolemotion/emotions/zz_16.gif" /> </p>
<p> <span id="more-570"></span>
<p align="justify">Ok, kita mulai.</p>
<p align="justify">Login ke halaman admin blog di WordPress.com (untuk selanjutnya gw sebut old-blog):</p>
<ol>
<li>
<div align="justify">Klik menu<strong> Tools</strong> –&gt; <strong>Export </strong></div>
</li>
<li>
<div align="justify">Di bagian sebelah kanan (frame kanan) klik tombol <strong>Download Export File</strong>         </p>
<p><a href="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/EksportblogdariWordpre.comkeCMSWordPress_10A24/eksportwp_3.png#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed"><img style="border-right-width: 0px; margin: 0px auto 14px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="eksport-wp" border="0" alt="eksport-wp" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/EksportblogdariWordpre.comkeCMSWordPress_10A24/eksportwp.png" width="351" height="338" /></a><u>Ingat!! File yang kita download tadi merupakan file XML. File XML ini dinamakan <strong>WXR</strong> (WordPress eXtended RSS). Simpan file XML yang sudah kita download tadi ke komputer </u></div>
</li>
</ol>
<p align="justify">&#160;</p>
<p align="justify">Setelah proses eksport di old-blog selesai, sekarang giliran proses Import yang akan kita lakukan di new-blog kita, ikuti step di bawah ini:<strong>     <br /></strong></p>
<ol>
<li>
<div align="justify">Kategori <strong>Tools,</strong> klik menu <strong>Import</strong>&#160;</div>
</li>
<li>
<div align="justify">Di menu import sebelah kanan, pilih <strong>WordPress          </p>
<p><a href="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/EksportblogdariWordpre.comkeCMSWordPress_10A24/importcopy_3.png#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="import copy" border="0" alt="import copy" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/EksportblogdariWordpre.comkeCMSWordPress_10A24/importcopy.png" width="473" height="214" /></a>&#160; <br /></strong></div>
</li>
<li>
<div align="justify">Pada page selanjutnya klik tombol <strong>Choose File</strong></div>
</li>
<li>
<div align="justify">Pilih file XML yang tadi sudah kita download dari old-blog</div>
</li>
<li>
<div align="justify">Setelah file XML sudah kita temukan dan kita pilih (klik). Lalu klik tombol <strong>Open</strong> pada box dialog opening file</div>
</li>
<li>
<div align="justify">Klik tombol <strong>Upload File and Import</strong>         </p>
<p><a href="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/EksportblogdariWordpre.comkeCMSWordPress_10A24/import2.png#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="import-2" border="0" alt="import-2" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/EksportblogdariWordpre.comkeCMSWordPress_10A24/import2_thumb.png" width="479" height="220" /></a>         </div>
</li>
<li>
<div align="justify">Silahkan pilih apakah kalian kalian akan menggunakan username yang sebelumnya di blog yang baru ini atau gak. Kalau gak berarti nanti semua posting dari username yang lama akan dialihkan/dimiliki oleh username yang baru atau disebut sebagai Mapping Username. Gw rekokmendasiin pake Map aja biar gampang <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" /></div>
</li>
<li>
<div align="justify">Pilih/centang pada bagian “<strong>Download and import file attachments</strong>”. </div>
</li>
<li>
<div align="justify">Klik tombol <strong>Submit</strong> untuk memulai proses importing         </p>
<p><a href="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/EksportblogdariWordpre.comkeCMSWordPress_10A24/ok_3.png#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="ok" border="0" alt="ok" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/EksportblogdariWordpre.comkeCMSWordPress_10A24/ok.png" width="343" height="312" /></a>         </div>
</li>
<li>
<div align="justify">Proses importing data dari file XML tadi akan berjalan sampai dengan selesai dengan keterangan <strong>All done. Have Fun! </strong>        <br />Jika sudah terlihat keterangan tersebut maka proses importing sudah selesai dan kalian bisa lihat hasilnya dengan mengakses page blog Anda yang baru <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" />         <br /><em>Perlu diperhatikan banget neeh. Pada proses importing ini jika artikel kita di old-blog ada yang menggunakan gambar yang diupload ke dalam old-blog (bukan image URL) maka koneksi internet harus bener-bener stabil agar proses download dari server old-blog lancar. Klo misal koneksi sedang gak stabil maka akan ada kemungkinan proses download image dari server old-blog gagal. Lihat gambar di bawah ini pada point ke 10 untuk contoh ketika proses importing dengan koneksi yang tersendat <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/06.gif" style="border:none;background:none;" alt=":(" />          <br /></em>        <br /><a href="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/EksportblogdariWordpre.comkeCMSWordPress_10A24/ooo_3.png#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="ooo" border="0" alt="ooo" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/EksportblogdariWordpre.comkeCMSWordPress_10A24/ooo.png" width="484" height="276" /></a>         </div>
</li>
</ol>
<p align="justify">Ya! Hasilnya bisa dilihat di bawah ini pada new-blog kita dengan data hasil import dari old-blog di WordPress.Com. Mudah kan? <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" />   </p>
<p><a href="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/EksportblogdariWordpre.comkeCMSWordPress_10A24/jadi_3.png#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed"><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="jadi" border="0" alt="jadi" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/EksportblogdariWordpre.comkeCMSWordPress_10A24/jadi.png" width="481" height="313" /></a>     <br />&#160;</p>
</p>
<p>Ok, semoga bermanfaat <img alt="" src="http://www.zu14.cn/coolemotion/emotions/zz_3.gif" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/eksport-blog-dari-wordpress-com-ke-cms-wordpress.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Spoofing Mail</title>
		<link>http://wim.web.id/spoofing-mail.jsp#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/spoofing-mail.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 06:13:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[KongKow]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/spoofing-mail.jsp</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang temen gw yang baru aja sms gw dan dia sedikit agak bingung dengan email yang dia terima karena email itu berasal dari domain dia. Dengan nada paniknya dia cerita kalau isi email itu agak “ngeri”…&#160; Wedewww Intinya, sebenernya email yang dia terima adalah fake/palsu atau spoofing-mail. Lalu, spoofing mail itu apa sih? Spoofing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="mail" border="0" alt="mail" align="left" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/SpoofingMail_2E79/mail.gif" width="152" height="133" /> </p>
<p align="justify">
<p align="justify">Ada seorang temen gw yang baru aja sms gw dan dia sedikit agak bingung dengan email yang dia terima karena email itu berasal dari domain dia. Dengan nada paniknya dia cerita kalau isi email itu agak “ngeri”…&#160; Wedewww <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/tongue.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="tongue" /></p>
<p align="justify">
<p align="justify">Intinya, sebenernya email yang dia terima adalah fake/palsu atau spoofing-mail. Lalu, spoofing mail itu apa sih? Spoofing mail bisa diartikan juga sebagai email palsu atau email yang dikirimkan dengan menggunakan user email yang berasal dari (From: ) suatu domain atau mengatas namakan domain orang lain (bahkan berasal dari domain kita sendiri, hehe) di mana user ini kemungkinan besar tidak ada. Harapan utama si spoofer sih “sukur-sukur” kalau user email tersebut aktif/ada jadi seolah-olah email tersebut memang&#160; benar dikirim dari domain yang dimaksud <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/13.gif" style="border:none;background:none;" alt=";)" /></p>
<p align="justify">Bagaimana kita tahu kalau itu adalah email spoofing?</p>
<p align="justify">Untuk mengetahui email tersebut fake atau bukan&#160; memang perlu melakukan analisa terlebih dahulu terhadap email yang kita “duga” tersebut. Langkahnya yang pasti jangan panik, baca baik-baik isi email yang kita terima lalu coba cek “Return-Path” email yang kita terima.</p>
<p align="justify">Bagaimana melihat return-path? Berikut ini cara melakukan pemeriksaan return-path untuk mail-server yang banyak&#160; digunakan:</p>
<p> <span id="more-552"></span>
<p align="justify">&#160;</p>
<ol>
<li>
<div align="justify"><strong>YAHOO MAIL          <br /></strong>- <em>Classic</em>, masuk terlebih dahulu ke isi email tersebut lalu klik Full Headers (ada di bawah isi dari message)         <br /><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="yc" border="0" alt="yc" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/SpoofingMail_2E79/yc.jpg" width="305" height="103" />         <br />- <em>Modern</em>, masuk terlebih dahulu ke isi email tersebut lalu klik tab Actions dan pilih Full Header         <br /><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="yc2" border="0" alt="yc2" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/SpoofingMail_2E79/yc2.jpg" width="209" height="219" />&#160;</div>
</li>
<li>
<div align="justify"><strong>GMAIL          <br />-</strong> <em>Basic (HTML)</em>, masuk terlebih dahulu ke isi email tersebut lalu klik <em>link</em> Show Original         <br /><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="g-html" border="0" alt="g-html" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/SpoofingMail_2E79/ghtml.png" width="244" height="122" />&#160; <br />- <em>Standard</em>, masuk terlebih dahulu ke isi email tersebut lalu klik tombol panah ke bawah di pojok kanan atas (sebelah “reply) dan pilih Show Original         <br /><img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="g-standard" border="0" alt="g-standard" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/SpoofingMail_2E79/gstandard.png" width="244" height="198" /> </div>
</li>
</ol>
</p>
<p>Ok, setelah kita lihat keterangan “Return-path” dari email yang kita terima, baru kita bisa tahu dan pastikan apakah email tersebut fake atau bukan <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" /></p>
<p><em>&#8211; Tolong koreksi kalau ada kesalahan ya <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/13.gif" style="border:none;background:none;" alt=";)" /> &#8212;</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/spoofing-mail.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips &amp; trik import database ukuran besar</title>
		<link>http://wim.web.id/tips-trik-import-database-ukuran-besar.jsp#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/tips-trik-import-database-ukuran-besar.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 02:35:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[database]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/tips-trik-import-database-ukuran-besar.jsp</guid>
		<description><![CDATA[Berawal dari masalah sama database yang lumayan besar karena ukuran file hampir menyentuh 500MB, wew!! File ini adalah file backup yang sudah menjadi hasil dump dengan extension .sql. Masalahnya, dengan file segede gambreng ini tentunya gak bakalan bisa diimport dari phpmyadmin. Pakai shell (Linux) atau command-prompt (Windows)? Bisa sih, cuma menurut gw keknya hasilnya gak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: 0px 8px 0px 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="mysql" border="0" alt="mysql" align="left" src="http://wim.web.id/wp-content/uploads/uploadz/Tipstrikimportdatabaseukuranbesar_848F/mysql.png" width="166" height="148" /></p>
<p align="justify">Berawal dari masalah sama database yang lumayan besar karena ukuran file hampir menyentuh 500MB, wew!! File ini adalah file backup yang sudah menjadi hasil dump dengan extension .sql.</p>
<p align="justify">Masalahnya, dengan file segede gambreng ini tentunya gak bakalan bisa diimport dari phpmyadmin. Pakai shell (Linux) atau command-prompt (Windows)? Bisa sih, cuma menurut gw keknya hasilnya gak sempurna. Gw udah coba tapi hasil dumping malah jadi lebih kecil dari file aslinya yaitu sekitar 240-an MB (yakin 100% ini corrupt) <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/tongue.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="tongue" /></p>
<p align="justify">Setelah berdiskusi dengan <a href="http://blog.idud.web.id/" target="_blank">a’Ganteng</a> kantor ane ternyata caranya harus displit terlebih dahulu database yang guedhe ini <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" /> . Jujur gw udah pernah baca <a href="http://blog.idud.web.id/search?q=bigdump" target="_blank">tutorial dari a’Ganteng</a> ini tapi gw lum praktekin sama sekali. Perintahnya adalah ini:</p>
<div class="csharpcode">
<pre style="width: 81.22%; height: 11px" class="alt">csplit -f tabelsql. -n 3 bigdump.sql /^\-\-\ Table/ {*}</pre>
</div>
<style type="text/css">
<p>.csharpcode, .csharpcode pre
{
	font-size: small;
	color: black;
	font-family: consolas, "Courier New", courier, monospace;
	background-color: #ffffff;
	/*white-space: pre;*/
}
.csharpcode pre { margin: 0em; }
.csharpcode .rem { color: #008000; }
.csharpcode .kwrd { color: #0000ff; }
.csharpcode .str { color: #006080; }
.csharpcode .op { color: #0000c0; }
.csharpcode .preproc { color: #cc6633; }
.csharpcode .asp { background-color: #ffff00; }
.csharpcode .html { color: #800000; }
.csharpcode .attr { color: #ff0000; }
.csharpcode .alt 
{
	background-color: #f4f4f4;
	width: 100%;
	margin: 0em;
}
.csharpcode .lnum { color: #606060; }</style>
<p><span id="more-541"></span></p>
<p align="justify">Perintah itu akan menghasilkan output file dengan urutan angka (misal: tabelsql.000, tabelsql.001 dan seterusnya). Tapi (masih ada tapinya) perintah di atas itu akan menghasilkan file splitting yang cukup banyak (tergantung seberapa besar file yang mau displit juga sih <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/tongue.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="tongue" /> ). So,bagaimana biar file itu kita sendiri yang nentuin seberapa besar size per-splitnya? Misal, ukuran file asli adalah 500MB dan gw mau supaya size per-file splitnya adalah 20MB. Berhubung gw juga gak terlalu paham dengan perintah-perintah dasar Linux alternatif lain gw adalah pake software dengan nama SQLDumpSplitter. Dengan file ini kita bisa tentuin seberapa besar ukuran output file yang akan displit (byetes, kilobytes atau megabytes). Silahkan download aplikasinya <a href="http://wim.web.id/files/SQLDumpSplitter.zip#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed" target="_blank">di sini</a>. Nah, bagaimana cara melakukan importnya? Ya tetep sama perintahnya yaitu:</p>
<div class="csharpcode">
<pre style="width: 92.16%; height: 15px" class="alt">mysql –uUSER –pPASSWORD NAMADB &lt; /lokasi/file/namafile.sql</pre>
</div>
<style type="text/css">
<p>.csharpcode, .csharpcode pre
{
	font-size: small;
	color: black;
	font-family: consolas, "Courier New", courier, monospace;
	background-color: #ffffff;
	/*white-space: pre;*/
}
.csharpcode pre { margin: 0em; }
.csharpcode .rem { color: #008000; }
.csharpcode .kwrd { color: #0000ff; }
.csharpcode .str { color: #006080; }
.csharpcode .op { color: #0000c0; }
.csharpcode .preproc { color: #cc6633; }
.csharpcode .asp { background-color: #ffff00; }
.csharpcode .html { color: #800000; }
.csharpcode .attr { color: #ff0000; }
.csharpcode .alt 
{
	background-color: #f4f4f4;
	width: 100%;
	margin: 0em;
}
.csharpcode .lnum { color: #606060; }</style>
<p align="justify">Nah, perintah di atas ini adalah perintah umum yang biasa dipakai untuk melakukan importing database dengan ukuran standard dan yang gak terlalu besar. Karena kita akan melakukan importing file hasil splitting tadi yang jumlahnya lumayan banyak.. keknya agak repot kalo harus import satu persatu dengan cara manual (cape euyhh <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/big_grin.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="big grin" /> ). </p>
<p align="justify">Masih dari keterangan a’ ganteng ternyata biar gak repot ya harus pake looping. Bingung lah gw, secara gw lum pernah pake perintah yang aneh <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/big_grin.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="big grin" /><br />
  <br />Alhamdulillah dengan baik hati dan penuh kesabaran a’ ganteng bersedia ngasih ilmu tambahan buat gw, caranya gini:</p>
<div class="csharpcode">
<pre style="width: 93.59%; height: 34px" class="alt"><span class="kwrd">for</span> f <span class="kwrd">in</span> `seq -w 0 23`; <span class="kwrd">do</span> echo $f; mysql -uwim_user -ppassword wim_db &lt; filehasilsplit_$f.sql; sleep 10; done</pre>
</div>
<style type="text/css">
.csharpcode, .csharpcode pre
{
	font-size: small;
	color: black;
	font-family: consolas, "Courier New", courier, monospace;
	background-color: #ffffff;
	/*white-space: pre;*/
}
.csharpcode pre { margin: 0em; }
.csharpcode .rem { color: #008000; }
.csharpcode .kwrd { color: #0000ff; }
.csharpcode .str { color: #006080; }
.csharpcode .op { color: #0000c0; }
.csharpcode .preproc { color: #cc6633; }
.csharpcode .asp { background-color: #ffff00; }
.csharpcode .html { color: #800000; }
.csharpcode .attr { color: #ff0000; }
.csharpcode .alt 
{
	background-color: #f4f4f4;
	width: 100%;
	margin: 0em;
}
.csharpcode .lnum { color: #606060; }</style>
<p align="justify">Arti dari perintah di atas adalah mengeksekusi/import file dengan looping sebanyak 23x (sesuaikan dengan banyaknya jumlah file hasil split) sesuai dengan jumlah looping yang udah kita set di variable $f dan setiap eksekusi diberi jeda waktu 10 detik biar mysql server gak terlalu ‘ngos-ngosan’ (kalo gw gak salah ya, klo salah tolong dikoreksi pliiiiisshhh <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/tongue.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="tongue" />).</p>
<p align="justify">Huft, akhirnya perintah berhasil dieksekusi dan database berhasil diimport dengan baik <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/happy.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="happy" /></p>
<p align="justify">Many thank’s to kang Idud yang udah ngasih tutorial, tips &amp; trik <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/happy.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="happy" /></p>
<p align="justify">&#160;</p>
<p align="justify">Ngutip dari: <a href="http://blog.idud.web.id/" target="_blank">a’Ganteng</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/tips-trik-import-database-ukuran-besar.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reset permission file/folder di cPanel</title>
		<link>http://wim.web.id/reset-permission-filefolder-di-cpanel.jsp#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
		<comments>http://wim.web.id/reset-permission-filefolder-di-cpanel.jsp#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 06:03:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Tau]]></category>
		<category><![CDATA[cPanel]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wim.web.id/?p=525</guid>
		<description><![CDATA[Sebenernya sih ini cuma permainan di shell aja Buat temen-temen yang ngerti sama perintah di Linux pasti ngartos lah. Tema atikel ini juga bisa untuk &#8220;merubah permission secara keseluruhan untuk file dan folder&#8221; atau apalah, intinya kek gitu aja. Hehe  ) Berawal dari bingungnya saya bagaimana cara merubah permission setiap file dan folder yang ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebenernya sih ini cuma permainan di shell aja <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/tongue.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="tongue" /> Buat temen-temen yang ngerti sama perintah di Linux pasti ngartos lah. Tema atikel ini juga bisa untuk &#8220;merubah permission secara keseluruhan untuk file dan folder&#8221; atau apalah, intinya kek gitu aja. Hehe  <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/13.gif" style="border:none;background:none;" alt=";)" />)</p>
<p style="text-align: justify;">Berawal dari bingungnya saya bagaimana cara merubah permission setiap file dan folder yang ada di direktori aktif saya di hosting karena setelah diupload semua file menjadi 600 dan folder menjadi 700 <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/06.gif" style="border:none;background:none;" alt=":(" /> Setelah tanya-tanya sama temen saya <a title="Danny" href="http://danny.web.id" target="_blank">Danny</a> ternyata perintahnya adalah kek gini (tapi sempet salah juga sih, hehe):</p>
<p style="text-align: justify;">Begini perintahnya:</p>
<pre class="brush:shell" style="text-align: justify;">find /home/USERHOSTING/public_html/ -type <span style="color: #3366ff;"><strong>f</strong></span> -exec chmod 644 {} \;

find /home/USERHOSTING/public_html/ -type <span style="color: #00ff00;"><strong>d</strong></span> -exec chmod 755 {} \;</pre>
<p style="text-align: justify;">Ok, di sana saya membedakan warna <span style="color: #0000ff;"><strong>f</strong> </span>dan <span style="color: #00ff00;"><strong>d</strong></span>. Artinya adalah:<br />
<span style="color: #0000ff;"><strong>f </strong></span>= file<br />
<span style="color: #00ff00;"><strong>d </strong></span>= folder</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi perintah di atas adalah: <em>merubah permission semua file (f) dan merubah permission semua folder (d) yang ada di dalam direktori <strong>public_html.</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Okay, lumayankan buat catetan <img src="http://wim.web.id/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/big_grin.gif" style="border:none;background:none;vertical-align:-25%;" alt="big grin" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wim.web.id/reset-permission-filefolder-di-cpanel.jsp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->